<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Astambul</title>
	<atom:link href="http://agus767.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agus767.wordpress.com</link>
	<description>Real Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Dec 2009 03:01:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agus767.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Astambul</title>
		<link>http://agus767.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agus767.wordpress.com/osd.xml" title="Astambul" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agus767.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SELAYANG PANDANG</title>
		<link>http://agus767.wordpress.com/2009/12/03/selayang-pandang/</link>
		<comments>http://agus767.wordpress.com/2009/12/03/selayang-pandang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 03:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agus767.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Merdeka&#8230;&#8230; Merdeka&#8230;&#8230; Kapan kita dapat merdeka&#8230;&#8230;.. Apakah menunggu sang Khalik?? Kenapa kita masih suka dibelenggu,,, Waraskah kita&#8230;. Masihkah dunia ini mampu menampung ego kita&#8230; Merdekaaaaa&#8230;. Ayo merdekaaaaaaaaaaaaa&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=19&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Merdeka&#8230;&#8230;</p>
<p>Merdeka&#8230;&#8230;</p>
<p>Kapan kita dapat merdeka&#8230;&#8230;..</p>
<p>Apakah menunggu sang Khalik??</p>
<p>Kenapa kita masih suka dibelenggu,,,</p>
<p>Waraskah kita&#8230;.</p>
<p>Masihkah dunia ini mampu menampung ego kita&#8230;</p>
<p>Merdekaaaaa&#8230;.</p>
<p>Ayo merdekaaaaaaaaaaaaa&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agus767.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agus767.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agus767.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agus767.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agus767.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agus767.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agus767.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agus767.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agus767.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agus767.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agus767.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agus767.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agus767.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agus767.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=19&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agus767.wordpress.com/2009/12/03/selayang-pandang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/448a40d1fd94c6db8561eb92e2ba0953?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Hakim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asal Muasal Nama Desa Astambul</title>
		<link>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/asal-muasal-nama-desa-astambul/</link>
		<comments>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/asal-muasal-nama-desa-astambul/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 00:36:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agus767.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Astambul adalah sebuah desa yang merupakan ibukota kecamatan Astambul, kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Tepatnya delapan kilometer sebelah utara kota Martapura. Desa Astambul berbatasan dengan sebelah selatan desa Pingaran, sebelah utara desa Pasar Jati, sebelah Barat desa Sungai Tuan dan sebelah Timur desa Jati Baru. Sekarang ini Astambul menjadi dua desa yaitu Astambul Kota dan Astambul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=13&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Astambul adalah sebuah desa yang merupakan ibukota kecamatan Astambul, kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.</p>
<p>Tepatnya delapan kilometer sebelah utara kota Martapura. Desa Astambul berbatasan dengan sebelah selatan desa Pingaran, sebelah utara desa Pasar Jati, sebelah Barat desa Sungai Tuan dan sebelah Timur desa Jati Baru.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sekarang ini Astambul menjadi dua desa yaitu Astambul Kota dan Astambul Seberang. Dari Timur ke Selatan membentang sungai Riam Kiwa yang membatasi Astambul Kota dan Astambul Seberang tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Penduduknya bermata pencaharian berbagai macam . Ada yang bekerja di sawah dan perkebunanan. Ada yang berdagang kecil-kecilan , ada yang menjadi pengusaha, adapula yang menjadi pegawai negeri sipil.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tingkat pendidikannya rata-rata SMA dan hanya sedikit yang berpendidikan SMP atau Sarjana. Sebagian juga ada yang berpendidikan Darussalam atau Madrasah yang jenjangnya setingkat SD, SMP, dan SMA karena Desa Astambul dekat dengan kota Martapura.<span id="more-13"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Astambul terkenal dengan hasil kebunnya. Hal ini dibuktikan karena banyaknya hasil kebun yang dijual di pasar Astambul. Dengan adanya pasar tersebut orang akan mudah menjual hasil kebunnya. Dengan mudahnya menjual hasil kebun tersebut maka orang akan bergairah untuk menanam pohon dan buah-buahan. Maka dari itu Astambul terkenal dengan hasil buahnya se Kalimantan sampai ke pelosok Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hasil kebun yang banyak itu disebabkan karena tanahnya yang sangat subur. Jika kita menanam sesuatu tanpa pupukpun tanaman itu akan subur . Hal ini karena setiap tahun sering banjir . Banjir tentunya membawa tanah atau humus dari hutan dan pegunungan yang ada di hulu sungai Riam Kiwa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Konon beberapa ratus tahun lalu Astambul dan sekitarnya merupakan daerah rawa seperti halnya di Banjarmasin. Itu dapat dibuktikan jika kita menggali sumur yang melebihi kedalam dua meter akan ditemukan tanah yang persis sama dengan tanah yang ada di Banjarmasin. Tanah itu berwarna kehitam-hitaman yang tentunya bekas kumpulan dedaunan yang sudah membusuk. Selain itu Didesa Sungai Alat masih banyak ditemukan rawa-rawa yang tergenang walaupun pada musim kemarau.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bagiamana asal muasal nama Astambul ?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Konon beberapa ratus tahun lalu Pulau kalimantan ini telah berkuasa seorang Raja yang kita kenal dengan Raja Banjar. Rajanya sangat adil dan bijaksana. Beliau sangat memperhatikan akan keadaan rakyatnya. Jika rakyat menderita maka raja pun ikut sedih akan penderitaan rakyatnya. Oleh sebab itu raja tidak pernah hanya menerima laporan dari penggawa kerajaan . Raja tahu bahwa laporan penggawa kerajaan akan menyampaikna apa yang baiknya saja. Kejadian yang menimpa rakyat terutama penderitaannya tidak akan dilaporkan kepada raja. Raja tahu bahwa laporan itu ABS saja atau asal Bapak Senang. Pernah suatu waktu Raja menerima laporan dari penggawanya. Penggawa itu membidangi tentang kesejahtraan masyarakat atau kalau di pemerintah kita disebut dengan Menteri Sosial. “ Wahai Raja Yang Mulia, Hamba ingin melaporkan keadaan rakyat kita terutama tentang kesejahtraannya.” Demikian kata Penggawa Kerajaan. “ Silakan Penggawa sampaikan , apa saja yang sudah penggawa temukan “ Jawab Raja” Saya sengat senang sekali menerima laporan dari penggawa karena hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan untuk saya bertindak “ Demikian tambah Raja lagi. “ Begini Yang Mulia, Saya melihat keadaan rakyat kita sangat makmur , tidak ada kelaparan semua sehat walafiat disana sini rakyat bergembira melihat kedatangan kami. Alhasil rakyat tidak mendapat kekurangan apapun.” Demikia penjelasan Penggawa. “ Sekarang saya bertanya apakah penggawa sudah langsung melihat perkampungan penduduk kita” Tanya Raja. “ Ya, Yang Mulia. Saya sudah keliling kampung dan tertnyata mereka senang –senang saja, mereka malah tersenyum dengan keadatangan kami serta menyambut kedatangan kami dengan meriah” Jawab Penggawa. “ Kalau Anda sudah keliling kampung apakah sudah memeriksa keadaan dalam rumah penduduk tersebut?” Tanya Raja kembali. “ Belum yang Mulia” Jawab Penggawa dengan nada getir. “ Sekarang kapan Anda pergi ke kampung-kampung tersebut?” Tanya raja kembali. “ Beberapa bulan yang lalu, Hamba membawa pegawai yang banyak, karena jika hamba pergi ke kampung –kampung tersebut Hamba akan disambut oleh penduduknya dengan sajian makanan yang enak. Sayang kalau hanya Hamba saja yang menikmatinya.” Jelas Penggawa ” Jadi Hamba tidak melihat kejadian yang tidak menyenangkan saat itu . Hamba melihat penduduk sangat bergembira saja apa yang nampak pada penglihatan hamba” tambah Penggawa. “ Apakah anda berkunjung pada siang hari atau malam hari?” Tanya Raja Kembali. “ Tentu Yang mulia , Hamba berkunjung pada siang hari karena pada siang hari hamba bisa melihat seluruh penduduk kita dengan jelas tampa diterangi lampu. “ Jawab Penggawa Raja Kembali.” Sekarang pertanyaannya aapakah Anda melihat seluruh penduduk itu secara langsung?” Selidik Raja “ Ya, yang Mulia .Hamba langsung melihat penduduk saat menyambut kedatang an kita. Mereka berdiri di muka rumah masing-masing sambil melambaikan tangannya dan dengan senyuman yang menurut hamba mereka tidak mendapat masalah apapun.” Jawab penggawa sekenanya. “ Maksud saya begini , apakah anda langsung melihat penduduk kita yang ada dir rumahnya masing , walaupun tidak keseluruhan ?” Tanya Raja lagi agak tinggi nadanya. “ Maaf yang Mulia, Hal itu tidak pernah hamba lakukan hamba ingin cepat-cepat melihat keadaan penduduk kita. Apalagi jika terlalu lama makanan yang disediakan penduduk akan dingin dan tidak enak lagi” Jawab Penggawa gelisah. Rupanya Raja tahu apa saja yang dilakukan oleh Penggawanya. Beliaupun memberikan nasehat agar jika melihat keadaan rakyatnya bukan hanya diluarnya saja tetapi di dalamnya pun harus dilihat juga. Diluar itu hanya berupa kulitnya saja sedangkan di dalam adalah isinya. Isinya yang sebenarnya. Hendaknya penggawa kerajaanpun melaporkan apa adanya jangan ditutup-tutupi. Sebaiknya lihatlah penduduk jika penduduk sedang tidur. Mereka tidak kenal dengan kita dan kitapun akan mengetahui apa saja keluhan meraka. Jangan minta sambut yang berlebihan terhadap rakyat kita. Sambutan itu hanya ingin menyenangkan kita saja padahal di hati mereka banyak sekali penderitaan yang dialaminya. Apalagi mengharapkan makanan yang enak, sedangkan kita sendiri sudah digaji yang cukup besar untuk bisa makan yang enak.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Alkisah Rajapun tidak menerima laporan semata-mata dari Penggawanya. Rajapun secara rutin mengunjungi rakyatnya. Beliu tidak pernah memberitahukan kapan beliau berkunjung. Waktunya pun tidak pernah tetap. Hal ini untuk menghindari penghormatan yang berlebihan dari rakyatnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Suatu Hari Raja ingin berkunjung ke sebuah daerah di utara dari kota Kerajaan. Raja ingin sekali melihat keadaan penduduknya. Daerah ini terkenal dengan kesuburan tanahnya Penduduknya banyak bercocok tanam dan berkebun. Selain itu di daerah itu hasil perikanan dan peternakan cukup banyak juga.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“ Pengawal, tolong siapkan perahu lengkap untuk sebuah perjalanan!” Demikian titah raja. Maka pengawalpun dengan cepat menyiapkan perahu kerajaan. Perahu ini dilengkapi dengan makanan yang cukup, tempat tidur yang memadai dan diikuti oleh pegawai istana untuk mencatat semua kejadian yang ditemukan raja. Perahu inipun dikawal oleh perahu-perahu lain untuk mengamankan raja .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Berangkatlah raja mulai istananya. Keberangkatan raja tidak banyak diketahui orang karena raja tidak ingin rakyatnya menyambut dengan berlebih-lebihan. Selain itu raja tidak ingin apa yang terjadi pada rakyatnya ditutup-tutupi sehingga yang tampak adalah yang baik-baik saja. Hal ini karena berdasarkan pengalaman beliau sendiri baik secara langsung maupun melalui penggawa kerajaannya yang jika berkunjung kesuatu daerah maka rakya akan habis-habisan menyambutnya dam rakyatpun seolah-olah tidak ada permasalahan yang menimpanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Diperjalan raja sangat memperhatikan keadaan rakyatnya. Satu persatu kegiatan rakyat dipantau. Sekali-kali raja bertanya kepada pengawalnya tentang apa saja yang dilihatnya. Memang sepanjang sungai rakyat seperti biasa menggunakan sungai baik untuk mandi, mencuci sampai buang hajat. Tak terkecuali para pedagang menggunakan sungai untuk menjajakan dagangannya. Begitu juga para petani, mereka mengangkut hasil pertaniannya dan perkebunannya melalalui sungai. Memang di Kalimantan Selatan ini sungai berperan penting dalam kehidupan . Rakyat Banjar pada waktu itu didominasi kehidupan di tepi sungai. Hal ini karena peran sungai yang sangat besar terhadap kehidupan. Fungsi sungai bukan hanya untuk diambil airnya saja tetapi seperti dijelaskan di atas bahwa fungsi sungai sebagai alat perdagangan, sarana untuk mengangkut barang dan jasa manusia untuk bepergian . Dan tak kalah penting sungai juga dapat sebagai mata pencaharian mereka terutama ikannya bisa ditangkap untuk dijual kembali karena pada waktu itu sungai tidak tercemar atau dicari orang ikannya secara serampangan. Tidak ada yang namanya racun untuk menangkap ikan apalagi menggunakan strum yang ikan kecilnya ditangkap dengan alat ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Menjelang matahari di atas ufuk rajapun ingin beristirahat. Perjalana raja sudah memakan waktu yang lama. Setengah hari sudah raja berada di perahunya. Tentunya siapapun akan lelah jka duduk saja . Apalagi dalam sebuah perahu..</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Rombongan perahu raja sudah berda di persimpangan sungai riam kanan dan riam kiwa. “Pengawal kita akan istirahat dulu untuk melepaskanlelah. Kira –kira dimana tempat yang teduh, enak dan udaranya yang segar. “ Tanya raja pada pengawal. “ Beginda Paduka, Kalau di muara persimpangan ini hamba rasa tempatnya kurang baik. Arus sungai dari dua riam ini cukup deras sehingga kita tidak enak untuk beristirahat. Apalagi tempatnya kurang teduh karena pohon-pohonan kurang rindang. Alangkah baiknya kita beristirahat memasuki sungai riam kiwa ini saja. Saya yakin sungai riam kiwa ini banyak sekali pohon yang teduh dengan demikian tempat itu enak dan udara yang segar.” Jawab pengawal pada raja “ Oo.. begitu, kalau memang demikian kita istirahat di sana saja. “ Kata raja. Memang raja ini sungguh menerima segala saran dari siapa saja asal saran itu untuk kebaikan bersama dan dengan alasan yang logis.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah kira-kira lima belas menit memasuki sungai riam kiwa banyak sekali pohon yang rindang di tepi sungai . Pohon itu antara lain pohon bungur, kesturi, benua dan pohon lainya yang berfungsi sebagai tempat berteduh untuk mencari ikan dan mencegah longsornya tanah. Persis dipersimpangan dua sungai riam kiwa rajapun memerintahkan pengawal untuk berhenti. “Pengawal kita berhenti persis dibawah pohon kesturi itu. Selain istirahat kita bisa juga sambil menunggu jatuhnya buah tersebut.” Perintah raja “ Baik paduka, Hamba akan berhenti di bawah pohon itu. Semua perahu berhenti di bawah pohon kesturi itu!” Perintah pengawal kepada rombongan yang lain.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tempat ini memang strategis sekali. Kalau kita menyusuri sungai ini ke hulu maka masih banyak lagi perkampungan yang ada tetapi jika kita belok ke kiri sungai maka kita akan kembali lagi ke sungai Martapura yang juga banyak perkampungan penduduk. Tempat raja istirahat ini memang masih sedikit penduduknya. Nama kampungnya pun belum ada. Ketika raja singgah untuk istirahat, penduduknya berbondong-bondong untuk menyambutnya. Perahu sudah berhenti dan pengawal mengikat perahu rajapun keluar untuk turun dari perahunya. Di bawah pohom kesturi itu memang ada rakit untuk bisa berada di bawah pohon kesturi tersebut. Raja sedikit merapikan pakaiannya. Seorang raja tentunya berpakaian yang berbeda dengan lainnya. Ciri khas seorang raja tentunya dia punya senjata pusakanya. Raja Banjar memakai sebilah keris dipinggangnya karena raja Banjar masih ada keturunanan raja Jawa. Pada saat melangkah keluar perahu dan raja sedikit menunduk rupanya keris yang ada dipinggangnya jatuh kesungai dengan spontan raja berkata” As timbul” “Ada apa Paduka ?” tanya pengawal. “ Itu, Kerisku timbul, ayo tangkap nanti larut ke hilir sungai “ Memang keris itu timbul dan sedikit larut ke hilir namun dengan sigap pengawal mengambil kembali keris itu. “ Wah hebat sekali keris ini, di sungai ia tidak tenggelam padahal keris itu terbuat dari besi dan kumpangnya penuh dengan batu-batu mulia” Pikir pengawal dalam hati. “ Ini Paduka kerisnya.” Pengawal sambil menyerahkan keris itu kepada raja. Setelah raja menerima kembali keris pusakanya Rajapun berkata ” Hei semua yang ada di sini. Karena keris saya tidak tenggelam di sungai dan ternyata ia timbul maka saat ini kampung ini saya beri nama ASTAMBUL.” Demikian titah raja pada yang hadir waktu itu dan sejak itulah nama desa itu dinamai Desa Astambul.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perlu di ketahui di dekat pohon kesturi ada bekas pesinggahan raja yang sangat dipercayai oleh penduduk setempat. Peninggalan itu hanya berupa sebatang kayu ulin yang diyakini bekas sebuah bangunan. Bangunan itu berupa pesanggarahan raja jika ia istirahat ia akan singgah pada tempat itu. Sampai saat ini bekas pesanggarahan Raja itu masih ada meskipun yan tersisa hanya pondasinya yan terbuat dari kayu ulin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agus767.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agus767.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agus767.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agus767.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agus767.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agus767.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agus767.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agus767.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agus767.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agus767.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agus767.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agus767.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agus767.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agus767.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=13&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/asal-muasal-nama-desa-astambul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/448a40d1fd94c6db8561eb92e2ba0953?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Hakim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BANYAK PIAGAM LULUSLAH STRATIFIKASI GURU</title>
		<link>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/banyak-piagam-luluslah-stratifikasi-guru/</link>
		<comments>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/banyak-piagam-luluslah-stratifikasi-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 00:32:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agus767.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan &#8220;sayang, piagam saya banyak yang hilang akhirnya saya tidak lulus.&#8221; Itulah salah satu komentar seorang guru yang tidak lulus ujian sertifikasi guru dan harus menempuh Diklat Profesi Guru. &#8220;bagaimana aku lulus, piagam asli saya sudah dikumpul saat pengajuan penilaian angka kredit untuk naik pangkat.&#8221; Ini salah satu pernyataan guru lain yang juga tidak lulus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=11&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p class="MsoNormal">&#8220;sayang, piagam saya banyak yang hilang akhirnya saya tidak lulus.&#8221; Itulah salah satu komentar seorang guru yang tidak lulus ujian sertifikasi guru dan harus menempuh Diklat Profesi Guru. &#8220;bagaimana aku lulus, piagam asli saya sudah dikumpul saat pengajuan penilaian angka kredit untuk naik pangkat.&#8221; Ini salah satu pernyataan guru lain yang juga tidak lulus sertifikasi guru.</p>
<div class="fullpost">
<p class="MsoNormal">Pernyataan dan komentar guru tersebut menunjukkan bahwa ujian sertifikasi guru hanya ditentukan oleh banyaknya piagam. Padahal ujian sertifikasi ini tidaklah semata pada penilaian piagam tapi banyak aspek lain yang dinilai. Aspek ini menyangkut penilaian prestasi yang dicapai oleh seorang guru selama ia bertugas yang disebut portofolio.</p>
<p class="MsoNormal">Undang-undang Sisdiknas nomor 20/2003 dan undang-undang nomor14/2005 tentang guru dan dosen mengisyaratkan bahwa guru harus profesional. Guru yang profesional adalah guru yang berijazah minimal sarjana atau divloma IV dan mempunyai kompetensi yang diperlukan sebagai guru. Kenyataannya, guru yang ada sekarang banyak yang belum sarjana dan kurang memiliki kompetensi yang diharapkan.<span id="more-11"></span></p>
<p class="MsoNormal">Pemerintah dalam hal ini Depdiknas sudah melakukan sertifikasi guru bagi mereka yang memiliki ijazah sarjana atau divloma IV. Hal ini dilakukan sejak tahun 2006 lalu, yang mana sampai sekarang mereka yang lulus belum menikmatinya. Kemudian pada tahun 2007 ini rupanya pemerintah benar-benar serius melaksanakan sertifikasi guru dengan terbitnya Permendiknas Nomor 18 tahun 2007 tentang sertifikasi guru.</p>
<p class="MsoNormal">Kegiatan sertifikasi ini membuat guru kalang kabut. Tidak hanya guru yang repot, malah jajaran Dinas Pendidikan pun kewalahan menangani ini. Mereka kadang-kadang tidak dibekali dengan pengetahuan ataupun pelatihan tentang penyusunan portofolio yang diisyaratkan oleh Permendiknas yeng dijabarkan oleh Derjen Dikti. Guru yang bertanya tentang masalah ini merekapun tidak tahu atau malah menjawab seadanyadengan nada emosi. Akhirnya timbullah suatu kejadian memalukan yang terjadi pada salah satu kabupaten/kota. Seorang Kasi dipukul dengan kursi oleh seorang staf Cabang Dinas Kecamatan. Masalah inidiselesaikan secara hukum, yang memukul masuk penjara dan yang dipukul dibuang kedaerah. Tragis ataukah sebuah tumbal sertifikasi guru!</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Pelaksanaan Sertifikasi Guru</strong></p>
<p class="MsoNormal">Setelah terbitnya Pemendiknas tersebut dan disusul keluarnya pedoman sertifikasi guru oleh Derjen Dikti, dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mulai melakukan sertifikasi awal. Sayang, kegiatan ini tidak diikuti dengan sosialisasi yang memadai. Guru sama sekali tidak mengerti persyaratan apa yang harus dipenuhi. Sebaliknya pihak Dinas pendidikan pun tidak mengerti pula hal ini.</p>
<p class="MsoNormal">Buku Pedoman Sertifikasi Guru sudah jelas menyatakan bahwa penilaian sertifikasi guru dengan menggunakan portofolio. Komponen portofolio itu adalah (1)Kualifikasi akademik (2)Pengalaman mengajar (3)Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran (4)Pendidikan dan pelatihan (5)Penilaiandari atasan dan pengawas (6)Prestasi akademik (7)Karya pengembangan profesi (8) Keikutsertaan dalam forum ilmiah (9)Pengalaman organisasi dibidang pendidikan dan sosial (10)Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan. Skor yang harus dipenuhi pada portofolio ini adalah 57% dari skor maksimum taksiran yaitu 1500. Jadi guru yang lulus sertifikasi hanya mencapai skor 850. Memang skor yang ditetapkan ini cukup rendah. Namun untuk guru pada umumnya walaupun senior atau kepala sekolah tidaklah mudah untuk mencapainya. Lihat sepuluh komponen di atas yang merupakan dasar penilai portofolio. Jika seorang guru yang mempunyai ijazah sarjana pendidikan yang relevan dengan masa kerja 25 tahun mendapat skor 150 + 160, Diklat hanya lima kali pada tingkat kabupaten dengan skor lima kali dua puluh berarti 100, ditambah dengan penilaian pembelajaran dan atasan dan pengawas skor maksimum 210, maka skor skor yang diperoleh tidak lebih dari 620. Mengapa hal ini terjadi? Lihat sepuluh komponen di atas. Rata-rata guru hanya dapat mengumpulkan lima komponen. Komponen lain sulit untuk dipenuhi karena tidak semua guru berprestasi dalam bidang akademik atau mereka dapat mengembangkan diri dengan menulis karya ilmiah atau membuat alat peraga. Diluar itu mereka jarang sebagai pengurus organisasi pendidikan dan sosial apalagi mereka mengikuti forum ilmiah.</p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana dengan kepala sekolah atau wakilnya? Kepala sekolah hanya dihargai skor empat pertahuh dan wakilnya hanya dua pertahun. Jika dibandingkan dengan sebuah piagan yang relevan tingkat kabupaten dengan jumlah jam sampai 80 setara dengan jabatan kepala sekolah selama lima tahun. Artinya, cukup satu kali mengikuti MGMP tingkat kabupaten sama dengan kepala sekolah dengan masa jabatan lima tahun. Apalagi dengan wakil kepala sekolah yang hanya mendapat skor dua pertahun berarti satu piagam tersebut setara dengan wakil kepala sekolah dengan masa jabatan sepuluh tahun. Sungguh tidak adilkan!?</p>
<p class="MsoNormal">Coba sekarang kita lihat komponen lain andaikan guru itu melengkapinya. sebagai contoh komponen karya pengembangan profesi. Jikakita menulis karya ilmiah dalam bentuk laporan penelitian di bidang pendidikan untuk satu laporan hanya dihargai sepuluh. Bandingkan dengan satu piagam pelatihan diatas dihargai dua puluh. Kita tahu bahwa seorang guru meneliti dan membuat sebuah laporan bukanlah pekerjaan yang mudah ditambah lagi biaya yang tidak ada, kenyataannya karya ilmiah tersebut dihargai sepuluh saja. Lihat tiga komponen terkhir, jika ia mengikuti seminar setiap kali hanya empat untuk tingkat kabupaten. Lain halnya kalau sebagai pemakalah akan dihargai dua puluh. Begitu juga sebagai pengurus pendidikan tingkat kabupaten hanya diharagai empat. Sedangkan komponnen terkahir ini yang sangat sulit karena tidak mungkin semua guru berprestasi atau pernah menjadi guru teladan baik tingkat kabupaten atau nasional.</p>
<p class="MsoNormal">Terakhir kita kembali kepersyaratan utama guru yang bersertifikat. Di dalam undang-undang Guru dan Dosen jelas sekali bahwa kualifikasi akademik guru hanya S1/D IV. Sayang pada penilaiaan kualifikasi akademik ini termasuk penilaian sampai S3. Artinya skor yang dihitung untuk skor maksimal S1,S2, dan S3 menjadi 500. Guru yang demikian tentunya jelas akan lulus, padahal guuru kita sekarang jangankan mempunyai ijazah S3, S1 saja sangat sedikit.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Penutup</strong></p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan uraian diatas, bahwa jika guru yang sudah mengajar selama 25 tahun yang mempunyai piagampelatihan rata-rata satu buah pertahun, jelas akan lulus dalam sertifikasi ini walaupun faktanya guru yang lulus sertifikasi kemaren tersebut belum mampu didalam kelas.Jika dibandingkan dengan komponen tersebut dengan komponen lain jelas tidak seimbang dan merugikan guru itu. Disisi lain komponen kualifikasi akademik penilaiannya sampai ke S3 padahal syarat utama hanya S1/D IV.</p>
<p class="MsoNormal">Penulis berharap agar sertifikasi ini ditinjau kembali terutama jika menggunakan portofolio maka turunkanlah skor maksimumnya. Utamakan penilaian kemampuan mengajar dalam kelas atau aspek keterampilanyalah yang diutamakan, sedangkan aspek pengetahuan sudah tergambar jelas pada ijazah. Namun sikapnya sebagai guru sudah dinilai oleh kepala sekolah setiap akkhir tahun dalam bentuk DP 3.</p>
<p class="MsoNormal">Penulis sadar bahwa untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia ini tentulah tidak mudah. Selain karena sudah terlanjur amburadul dan kepalsuan yang sudah mendarah daging di dunia pendidikan, setiap rakyat Indonesia sama sekali tidak peduli akan pendidikan merupakan satu faktor utama yang lain. Namun jika kita tidak mengubahnya, kapan kita berubahnya?? Maju terus sertifikasi, maju terus guru Indonesia, maju terus Pendidikan kita, maju terus rakyat indonesia, Merdekaaa&#8230;</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agus767.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agus767.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agus767.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agus767.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agus767.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agus767.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agus767.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agus767.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agus767.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agus767.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agus767.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agus767.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agus767.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agus767.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=11&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/banyak-piagam-luluslah-stratifikasi-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/448a40d1fd94c6db8561eb92e2ba0953?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Hakim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibadah Haji Orang Banjar</title>
		<link>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/ibadah-haji-orang-banjar/</link>
		<comments>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/ibadah-haji-orang-banjar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 00:29:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agus767.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Orang Banjar jika ingin melaksanakan ibadah haji melakukan persiapan yang cukup lama. Hal ini karena berhaji adalah rukun Islam terakhir yang sangat penting.Penting karena ibadah haji memerlukan dana besar dan fisik yang kuat serta diiringi mental baja.Jika salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi maka seseorang yang akan berhaji dianggap tidak mampu. Jelas bagi Islam tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=9&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Orang Banjar jika ingin melaksanakan ibadah haji melakukan persiapan yang cukup lama. Hal ini karena berhaji adalah rukun Islam terakhir yang sangat penting.Penting karena ibadah haji memerlukan dana besar dan fisik yang kuat serta diiringi mental baja.Jika salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi maka seseorang yang akan berhaji dianggap tidak mampu. Jelas bagi Islam tidak diwajibkan.</p>
<p><span id="more-9"></span>Orang Banjar sebelum berhaji sudah mengumpulkan uang yang banyak. Mereka rajin menabung dengan berbagai macam cara. Ada dengan cara membeli emas setelah terkumpul uang dari berbagai usaha, ada juga denga cara ikut arisan. Namun tak jarang dengan cara menjual sebagian harta yang ada seperti tanah perkebunan atau persawahan demi pelunasan setoran haji.</p>
<div class="fullpost">Biasanya setelah yakin akan keberangkatan pada tahun yang akan datang , mereka akan belajar manasik haji pada orang yang dianggap Alim tentang haji. Orang ini biasanya benar-benar menguasai tentang bab haji. Dan orang ini sudah mempunyai izin untuk mengajarkan dari tokoh ulama terkenal di Kota Martapura.<br />
Kegiatan belajar tentang haji atau yang dikenal olah orang dengan babul haji biasanya dilaksanakan di tempat guru tersebut . Mereka datang belajar tentang haji tersebut berkelompok. Tetapi adapula gurunya tersebut datang kerumah calon haji. Tentunya guru tersebut masih kuat memberikan pengajian.<br />
Metode kegiatan belajar haji ini dipadukan antara teore dan praktik.Belajar teore biasanya diambil dari buku yang sudah sering digunakan . Buku tersebut dikarang oleh seorang Ulama terkenal Martapura yang sudah mengelurkan banyak buku. Ulama tersebut adalah Almukarram Haji Husin Kadri dari Tunggul Irang Martapura saudara dari Almarhun KH Badaruddin.<br />
Ketika kepastian waktu pergi haji sudah didapat orang Banjar biasanya akan melaksanakan acara seremonail tertentu. Acara tersebut adalah selamatan dengan mengundang jiran setempat untuk satu kampung penuh. Mereka diminta untuk membaca solawat Nuriah satu Khatam.Pada kesempatan ini juga calon haji minta ampun dan maaf kepada semua yang hadir pada acara tersebut.<br />
Menjelang keberangkatan haji, pada malamnya biasanya mereka juga melaksanakan solat hajat untuk keselematan ibadah haji. Kegiatan nii tidak mengundang tetangga yang terlalu banyak . Biasanya yang diundang cukup untuk muat rumah calon haji tersebut. Tengah malamnya ada lagi selamat haji yang khusus. Calon haji biasanya disuruh duduk ditengah orang yang ada pada saat itu . Biasanya yang hadir adalah keluarga dekat dan guru yang sudah mengajarkan haji. Setelah dibacakan doa maka calon haji akan ditampung tawari oleh keluarga dekat yang lebih tua.Keluarga ini dari paman ataau bibinya .<br />
Besok harinya menjelang keberangkatan calon haji juga melaksanakan kegiatan selamatan. Cara ini memang unik. Calon haji kemabali duduk pada sebuah sarung yang dibuat lingkaran. Dibelakangnya ada keluarga calon haji yang nantinya bertugas menggantikan tempat duduk haji tersebut.<br />
Setelah acara ritual baca surat Yasin dan lain sebagainya calon haji dan kelurga yang dibelakanya akan memegang secarik kertas secara bersamaan. Tangan calon haji tanpa menoleh kebelakang memegang kertas dari samping badannya sedang yang dibelakang ikut memegang juga . Kertas yang dpegang kedua orang tersebut adalah dua kalimat syahadat.Antara dua kalimat tersebut sebelumnya telah dipotong separuh. Hal ini agar nantinya mudah untuk merobeknya.<br />
Saat waktu berangkat tiba dengan membaca doa tertentu namun pasti dan yakin berdirilah pelan-pelan calon haji sambil merobek potongan kalimat syahadat tersebut. Untuk calon haji biasanya kalimat syahadat akan ALLAH sedangkan pengganti duduk adalah kalimat syahadat pada Nabi Muhammad SAW. Keluaraga pengganti tempat duduk akan duduk kira-kira calon haji sampai ke lapangan terbang. Potongan untuk calon haji tentunya dibawa sedangkan potongan untuk pengganti duduk akan di masukkan pada stoples besar yang berisi air doa pada waktu selamatan. Atau ditempel pada stoples tersebut.Orang Banjar berkeyakinan selama dua kalimat syhadat itu tidak terpisah mereka yang berangkatpun tidak akan pisah dengan keluarganya.<br />
Di depan rumah sudah siap tukang azan. Ia akan mengazankan saat calon haji keluar rumah menuju ke mobil.Mobilnya pun sudah disiapkan dengan ciri khas kain sarung membentang menyilang diatas kap mesin atau bagian depan mobil. Kain sarung ini biasanya disebut dengan kain bahalai.<br />
Setelah calon haji meninggaalkan tanah air, setiap malam Jumat keluaarga calon haji akan mengadaakan selamatan. Mereka akan mengundang tetangga dekat dengan jumlahnya sesuai dengan kemampuan mereka. Mereka mengundang untuk solat magrib berjamaah. Setelah Solat magrib biasanyab akan dilaksankan solat hajat diikuti dengan membaca surat yassin dan salawat Nuriah sekitar sepuluh kali. Setelah itu membaca doa untuk keselamatan haji. Sajian yang disuguhkan selain makan pokok juga kue khas Banjar seperti cinggkaruk, wajik,tape ketan, cincin,cucur,kalkoleh atau dodol.<br />
Dari beberapa acara selamatan di atas yang sangat menarik adalah saat acara selamatan malam wukuf di Arafah. Acara selamatan ini selain acara dan suguhan yang biasa dilaksanakan pada malan Jumat, ditambah dengan acara baca Burdah dan diakhiri dengan suguhan tambahan Ketupat Bangsul.<br />
Apa itu Ketupat Bangsul ? Ketupat Bangsul adalah empat puluh jenis atau bentuk ketupat. Bentuknya antara lain selain segi empat ketupat biasa ada segienam ,segi delapan,pesawat terbang, burung, dan berbagai jenis bentuk lainnya. Isi ketupat ini terdiri dari beras, santan kelapa dan sedikit garam. Ketupat ini dimakan dengan sayut urap. Sayur urap biasanya terdiri dari sayur-sayuran biasa ditambah dengan parutan kelapa muda yang sudah dibumbui khas urap.<br />
Menjelang kedatangan jemaah Haji, keluarga haji akan sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Persiapan itu adalah pembuatan Kajang Laka. Kajang Laka ini adalah semacam atap dibuat khusus untuk Sang Haji memasuki rumahnya. Kajang Laka ini beratap Kain putih ditopang oleh beberapa bambu. Di bawah kajang laka terurai kain putih lagi.Panjang Kajang Laka ini sesuai dengan jarak antara jalan waktu turun dari mobil sampai pintu rumah. Kajang laka ini dihiasi dengan bunga-bunga barinting khas banjar yang terdiri dari bunga kenanga, melati dan mawar yang digantung di atasnya. Di lantainya di atas kain putih akan diletakkan uang recehan dari logam sepanjang kajang laka tersebut dengan jarak kira-kira setengah meter. Nantinya uang ini akan diperebutkan oleh mereka yang menyambut kedatangannya setelah Sang haji melewati.Di depan kajang laka ada pintu gerbang atau lawang sakiping yang di sina tertulis selamat datang jemaah haji dan doa semoga haji mabrur. Lawang sakiping ini berbentuk kubah mejid.<br />
Di dalam rumah akan dihiasi dengan hiasan dan tulisan layaknya pesta perkawinan.<br />
Saat kedatangan jemaah haji tiba, mereka akan disambut dengan senoman hadrah.Senoman Hadrah adalah seni khas Banjar Islami. Konon bagi mereka yang disambut dengan senoman hadrah ini rasanya sangat berbahagia melebihi ketika senoman hadrah mengiringi sang pengantin.<br />
Ketika Sang haji datang ke perkapungan bersangkutan ia akan ke rumah orang tuanya lebih dalu atau ke kuburnya jika ia sudah meninggal dunia. Ini menandakan bahwa bakti dan syukurnya terhadap orang atas dapat ditunaikannya ibadah haji tersebut.Setelah itu baru kerumahnya . Biasanya orang kampung atau para kelurga akan menyambutnya dengan bertawaf untuk mengambil berkah dari tanah suci.<br />
Sesampainya di dalam rumah akan diadakan lagi acara selamatan. Acara ini selain membaca doa selamat juga sang haji akan ditampung tawari oleh keluarganya seperti sebelum keberangkatan.Menu yang disajikan sedikit berbeda dari biasanya karena ada sepotong kurma walaupin kormanya sudah dibelikan sebelum di pasar setempat.<br />
Akhir dari acara itu tentunya para tamu akan mendengarkan cerita sang haji di tanah suci sambil menikmati oleh-oleh dari tanah suci makkah tersebut. Daemikianlah kiranya adat istiadat orang Banjar ketika pergi berhaji.</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agus767.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agus767.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agus767.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agus767.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agus767.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agus767.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agus767.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agus767.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agus767.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agus767.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agus767.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agus767.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agus767.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agus767.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=9&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/ibadah-haji-orang-banjar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/448a40d1fd94c6db8561eb92e2ba0953?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Hakim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepribadian Banjar</title>
		<link>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/kepribadian-banjar/</link>
		<comments>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/kepribadian-banjar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 00:26:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agus767.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[A. Kepribadian Kepribadian atau personality berasal dari kata persona yang berarti masker atau topeng; maksudnya apa yang tampak secara lahir tidak selalu menggambarkan yang sesungguhnya (dalam bathinnya). Contoh: orang lapar belum tentu mau makan ketika ditawari makanan, pada hal perutnya keroncongan. Orang tidak punya uang dapat berpura-pura punya uang atau sebaliknya. Itulah gambaran kepribadian, bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=6&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">A. Kepribadian</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Kepribadian atau personality berasal dari kata <em>persona</em> yang berarti masker atau topeng; maksudnya apa yang tampak secara lahir tidak selalu menggambarkan yang sesungguhnya (dalam bathinnya). Contoh: orang lapar belum tentu mau makan ketika ditawari makanan, pada hal perutnya keroncongan. Orang tidak punya uang dapat berpura-pura punya uang atau sebaliknya. Itulah gambaran kepribadian, bahwa yang tampak bukan yang sebenarnya.<span id="more-6"></span></p>
<div class="fullpost"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Kepribadian menurut Kontjaraningrat adalah semua corak perilaku dan kebiasaan individu yang terhimpun dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan diri terhadap segala rangsangan baik dari luar maupun dari dalam.<span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span>Corak perilaku dan kebiasaan ini merupakan kesatuan fungsional yang khas pada seseorang. Perkembangan kepribadian tersebut bersifat dinamis, artinya<span> </span>selama individu masih bertambah pengetahuannya dan mau belajar serta menambah pengalaman dan keterampilan, mereka akan semakin matang dan mantap kepribadiannya (Depkes, 1992).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">kepribadian itu sebetulnya adalah pemberian Tuhan yang sangat berkaitan dengan komposisi fisik kita ditambah dengan pengaruh lingkungan yang kita terima atau kita alami pada masa pertumbuhan kita. Misalnya, ada orang yang mudah cemas, kita tidak bisa langsung berkata orang ini beriman lemah, tapi memang sejak lahir jantungnya peka, mudah sekali merasakan getaran-getaran yang bersumber dari luar dirinya. Akibatnya dia lebih mudah dikejutkan, merasa tegang, dan lebih rawan terhadap kecemasan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Salah satu teori mengenai tipe kepribadian manusia berasal dari Socrates yang membagi berdasar cairan tubuh yang dominan. Pembagian tipe kepribadian tersebut adalah sebagai berikut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Sanguinis</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Melankolis</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Kholeris</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Phlegmatis</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Orang <strong>sanguinis</strong> adalah orang yang populer. Suka cerita, banyak omong, dan selalu menjadi pusat perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Orang sanguinis gampang bergaul dan mudah berteman. Salah satu kelemahannya adalah sifatnya yang <em>moody</em>, atau tergantung suasana hati. Kadang ia cepat gembira, namun tiba-tiba menangis, atau sebaliknya. Profesi yang berkutat di bidang entertainment/hiburan biasanya diwarnai dengan orang-orang yang bertipe sanguinis.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Orang <strong>melankolis</strong> adalah orang yang perfeksionis. Suka akan hal-hal yang detil dan membutuhkan ketelitian. Salah satu kelemahan orang melankolis adalah karena sifatnya yang terlalu perfeksionis, kadang-kadang suka menunda-nunda pekerjaan sampai terciptanya suasana yang sempurna. Orang yang bekerja di bidang penelitian/riset biasanya bertipe melankolis.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Orang <strong>kholeris</strong> adalah orang yang mempunyai jiwa kepemimpinan. Punya wibawa, punya kemauan kuat, serta biasanya gampang menyuruh-nyuruh orang lain. Kelemahannya tidak semua orang mau disuruh-suruh. Orang yang menjadi pemimpin/manajer biasanya bertipe kholeris.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Orang <strong>phlegmatis</strong> adalah orang yang cinta damai. Sifatnya mengalah, tidak mau terlibat dalam perdebatan. Kelemahannya antara lain karena terlihat lemah, kadang-kadang dipermainkan oleh orang lain. Orang phlegmatis biasanya ada di profesi-profesi yang tidak banyak konflik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;">Pembagian tipe kepribadian berdasarkan cairan tubuh di atas, pada dasarnya bersifat sangat umum. Banyak orang yang mempunyai sifat gabungan dari tipe-tipe yang ada. Yang jelas dengan mengenali kepribadian sendiri, dapat membantu menentukan cita-cita/rencana hidup selanjutnya. Yang jelas <em>nobody&#8217;s perfect</em>, tidak ada orang yang sempurna. Masing-masing orang sudah dikaruniai Tuhan kelebihan dan kekurangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">B. Budaya Banjar</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Dalam Ensiklopedia Nasional Indonesia (1997) disebutkan bahwa dalam Ilmu Sosial, kebudayaan merupakan himpunan keseluruhan dari semua cara manusia berpikir, berperasaan dan berbuat serta segala sesuatu yang dimilki manusia sebagai anggota masyarakat yang dapat dipelajari dan dialihkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya.<br />
Koentjaraningrat (1995) menyebutkan kebudayaan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya cipta manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan belajar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Masyarakat Banjar dikenal identik dengan agama Islam, Alfian Daut (1997) secara baik sekali mengemukakan tentang kebudayaan masyarakat Banjar dalam disertasinya Islam dan Masyarakat Banjar : Deskripsi dan Analisa Kebudayaan Banjar. Alfian menguraikan tentang kepercayaan yang dianut oleh orang-orang Banjar yang dibedakan atas tiga macam, yaitu pertama kepercayaan yang bersumber dari ajaran Islam (kepercayaan Islam), kedua kepercayaan yang mungkin ada kaitannya dengan struktur masyarakat Banjar pada zaman dulu atau dikenal dengan istilah bubuhan. (Bubuhan ini masih ada dalam masyarakat Banjar sekarang). Ketiga, kepercayaan yang berhubungan dengan tafsiran masyarakat atas alam lingkungan sekitarnya, yang mungkin ada kalanya berkaitan pula dengan kategori kedua.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Dengan pemahaman kebudayaan tersebut kiranya kita dapat secara arif dan bijaksana untuk menyikapi adanya pluralitas yang ada di masyarakat. Sangat menarik pula untuk dikemukakan disini tentang Tradisi Demokrasi dalam Persektip sejarah Banjar yang dikemukakan oleh Bambang Subiyakto (2001) bahwa masyrakat Banjar pada dasrnya adalah masyarakat agraris yang terbuka, egaliter dan resiprokal. Karena itu kebudayaan masyarakatnya dengan sendirinya bersifat demokratis, sebab hierarki bukan merupakan produk alamiah melainkan produk kultural, akal budi manusia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Sifat egaliter dan resiprokal tersebut pada masyarakat Banjar tercermin oleh rasa tidak suka terhadap pemaksaan kekuasaan. Mereka lebih mengutamakan kebebasan dan kemerdekaan serta perdamaian atau bekerja sama, disamping agak individualis. Semua itu tidak lain merupakan bagian (unsur) sifat-sifat demokrasi masyarakat ini.<br />
Seperti diungkapkan Faruk H.T. (1994) bahwa bahasa Banjar cenderung sederhana, mempunyai kosa kata terbatas jumlahnya sehingga komunikasi kebahasaan sangat terikat pada situasi kontak personal dan langsung. Implikasinya pertama ikatan orang Banjar pada struktur simbolik yang abstrak menjadi relatif longgar. Perubahan situasi dapat mengubah posisi mereka dalam struktur simbolik yang abstrak itu, termasuk di dalamnya seperangkat norma atau aturan mengenai hubungan sosial. Kedua, sofistikasi budaya Banjar relatif rendah karena keterrikatannya yang relatif kuat pada hubungan-hubungan yang bersifat langsung baik hubungan produksi (dengan alam), hubungan sosial, ekonomi maupun politik.Demokrasi dalam prespektif budaya dan sejarah Banjar adalah demokrasi yang bersifat langsung dari setiap struktur atau kebijaksanaan sebagai dampak tidak langsung atau jangka panjangnya. (Faruk,1994)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Dengan demikian jelas terlihat bagaimana sebenarnya masyarakat Banjar dengan kemajemukannya tersendiri telah mampu menyatukan unsur-unsur budayanya menjadi satu kesatuan sebagai ciri khas dari masyarakat Banjar itu sendiri. Apapun alasan dalam upaya penyeragaman budaya yang ada merupakan suatu pengingkaran atas realita yang ada di masyarakat. Seperti dikemukakan terdahulu bahwa dalam budaya Banjar terdapat nilai-nilai demokrasi yang sudah lama mengakar, kemudian peranan bubuhan juga sangat dominan dalam keseharian kita, menjadikan masyarakat Banjar sebenarnya sudah mempunyai filter terhadap konflik. Namun begitu sebagaimana perkembangan zaman yang mampu mempengaruhi kehidupan seseorang di masyarakat dan masyarakat itu sendiri benih-benih konflik itu tetap ada. Sekarang adalah tugas kita bersama untuk tetap</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agus767.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agus767.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agus767.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agus767.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agus767.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agus767.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agus767.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agus767.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agus767.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agus767.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agus767.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agus767.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agus767.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agus767.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=6&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/kepribadian-banjar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/448a40d1fd94c6db8561eb92e2ba0953?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Hakim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berhasilkah Pembangunan di Kalimantan Selatan ?</title>
		<link>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/berhasilkah-pembangunan-di-kalimantan-selatan/</link>
		<comments>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/berhasilkah-pembangunan-di-kalimantan-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 00:21:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agus767.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Kalimantan Selatan adalah sebuah propinsi yang ada di Pulau Kalimantan. Secara geografis terletak antara Propinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan laut Jawa. Propinsi Kalimantan Selatan sangat kaya akan sumber daya alamnya. Sumber daya alam yang saat ini sangat masyhur adalah tambang batu baru yang merupakan pengahasil tambang batu bara terbesar saat ini. Pertambangan tersebut sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=3&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalimantan Selatan adalah sebuah propinsi yang ada di Pulau Kalimantan. Secara geografis terletak antara Propinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan laut Jawa. Propinsi Kalimantan Selatan sangat kaya akan sumber daya alamnya. Sumber daya alam yang saat ini sangat masyhur adalah tambang batu baru yang merupakan pengahasil tambang batu bara terbesar saat ini. Pertambangan tersebut sangat berpengaruh terhadap pembangunan Kalimantan Selatan tersebut. Keberhasilan pembangunan Kalimantan Selatan dapat diukur pada semua aspek pembangunan. <span id="more-3"></span></p>
<p>Aspek itu adalah ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, pertanian, agama, keamanan dan politik. Selain itu pembangunan sarana dan prasarana yang sangat menyentuh masyarakat juga sangat berpengaruh. Di lain pihak ada beberapa indikator yang lain yang sangat menentukan. Indikator pertama adalah perestasi yang diraih pada tahun ini. Indikator kedua adalah adanya respon masyarakat terhadap pembangunan itu sendiri. Sedangkan indikator yang ketiga tentunya akan terpilih lagi sebagai gubernur. Perestasi yang sudah diraih pada saat ini sungguh sangat menakjubkan. Perestasi itu tentunya tidak bisa diperoleh oleh semua propinsi yang di negeri ini. Perestasi itu adalah di bidang ketahanan pangan, investasi dan pelayanan kesehatan. Perestasi pertama yang diperoleh dalam bidang ketahanan pangan yang telah diberikan oleh Preseden Repuplik Indonesia adalah hal yang sangat masuk akal. Hal ini karena Propinsi ini adalah daerah agraris yang tanahnya sangat subur. Disamping itu daerah ini sangat luas dan masih bayak yang belum ditanami secara optimal. Selama ini Kalimantan Selatan sebagai lumbung padi pulau Kalimantan. Lumbung padi itu hampir ada pada setiap kabupaten terkecuali kota Banjarmasin dan kota Banjarbaru. Kedua Kota ini memang tidak memiliki daerah pertanian yang cukup luas karena secara geografis kedua kota ini tidak terlalu luas. Selain itu kedua kota ini lahan pertanian sudah banyak digunakan untuk pembangunan perumahan dan perkantoran. Kabupaten yang menghasilkan padi terbesar saat ini adalah Kabupaten Banjar. Kabupaten ini mempunyai tanah pertanian yang luas. Selain itu tanahnya yang sangat subur karena banyak daerah yang tidak terlalau tinggi dari permukaan laut. Dilain pihak daerah ini sering adanya banjir yang juga berpengaruh terhadap kesuburan karena banjir itu akan membawa humus tanah dari hutan di daerah hulu. Banyaknya produksi padi di daerah Kabuaten Banjar juga tak lepas dari adanya irigasi Riam Kanan. Namun pengaruh irigasi terhadap pertanian di daerah ini tidak terlalu menonjol dibandingkan dengan hasil perikanan yang juga menggunakan irigasi ini. Hal ini terlihat jelas pada sepanjang aliran irigasi banyak sekali kolam penduduk. Dan yang tak kalah penting dijadikannya daerah wisata boga dan pemancingan seperti di daerah Bincau kecamatan Martapura. Selain kabupaten Banjar Kabupaten lainpun juga sebagai lumbung padi. Kabupatern Tapin terkenal dengan dua kali panennya. Di sana mansyarakatnya cukup cerdas untuk bisa menentukan waktu penanaman padi agar dapat melakukan penanaman dua kali. Tentunya mereka akan panen dua kali setahun. Perestasi yang kedua yang sudah diraih adalah di bidang investasi. Hal ini jelas karena propinsi ini kaya akan sumber daya alamnya. Sumber daya alam itu adalah batu baru, biji bersi, marmer, intan , emas dan lain-lain. Dari semua itu batu baru adalah investasi yang menjadi primadonanya. Hampir semua kabupaten memiliki kandungan Batu bara yang sangat banyak. Diperkirakan tidak akan habis dalam waktu tigapuluh tahunan. Hal ini membuat investor berlomba-lomba untuk menanamkan modalnya. Dilain pihak Pemerintah daerah menyederhanakan peraturan dalam berinvestasi sehingga dengan mudah mendapatkan izin untuk melakukan penambangan. Selain kemudahan dalam berinvestasi juga adanya kerjasama dengan pengusaha lokal. Hal ini menguntungkan kedua pihak termasuk masyarakat secara umum. Perusahaan batubara tidak menggunakan segala sarananya untuk dia sendiri akan tetapi mereka bekerja sama dengan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan. Hal ini dibuktikan dengan ikutnya masyarakat dalam pengangkutan batu bara. Perestasi yang ketiga yang diperoleh propinsi ini adalah dalam bidang kesehatan. Walaupun penghargaan yang diberikan kepada Gubernur hanya Menteri Kesehatan namun tidak mengurangi nilai dari penghargaan itu sendiri. Penghargaan ini diberikan karena peran pemerintah propinsi dalam menekan angka kematian ibu dan anak dengan menyediakan bidan desa di seluruh propinsi. Dengan adanya bidan desa tersebut sangat menyentuh masyarakat desa. Indikator kedua dari keberhasilan propinsi ini adalah respon masyarakat. Respon masyarakat dapat kita temukan di media masa maupun langsung dari keluhan masyarakat di tempat umum atau warung . Respon masyarakat yang sering kita temukan selama ini adalah jalan negara yang menjadi tanggung jawab pemerintah propinsi. Jalan ini selain tidak luas juga sering terjadinya kemacetan akibat pengangkutan batu bara. Di lain hal jalan itu banyak yang rusak. Oleh sebab itu banyak masyarakat mengeluh dan berkomentar jika kita berada pada jalan yang rusak berarti kita berada di propinsi ini sebaliknya jika berada pada jalan yang mulus berarti kita berada di propnsi tetangga . Sungguh sangat memalukan. Selain respon masyarakat di atas , mereka juga banyak mengeluh tentang sering terjadinya banjir. Banjir saat ini adalah langganan bagi masyarakat pada setiap tahun. Pemerintah propinsi tampaknya tidak ada usaha untuk mengatasi hal ini walaupun sudah banyak korban yang telah mereka alami. Respon masyarakat berikutnya adalah sering padamnya listrik. Hal ini pun sudah banyak menggangu aktivitas mereka sehari-hari. Dan sekali lagi pemerintah propinsi tidak ikut serta mengatasi hal ini dengan berbagai alasan. Alasan yang paling kuat karena PLN adalah perusahaan negara. Indikator ketiga adalah terpilih atau tidaknya kembali gubernur propinsi ini. Jika masyarakat merasa menikmati akan pembangunan ini maka mereka akan memilihnya kembali sebaliknya jika mereka merasa tidak menikmatinya malah membuat sengsara maka mereka tidak akan memilihnya kembali. Indikator ketiga ini tidak berlaku untuk tahun 2008 ini tapi akan berlaku saat pilkada nanti. Tentunya ini menjadi pertimbangan bagi pemerintah propinsi sekarang. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pemerintah propinsi Kalimantan Selatan masih sekitar lima puluh persen saja. Hal ini dapat dilihat ada tiga prestasi yang diperoleh dan ada tiga respon masyarakat yang negatif yang masih mereka alami. Sedangkan dalam aspek lain tidak mengalami prestasi atau respon negatif dari masyarakat seperti bidang pendidikan, agama, politik, sosial, budaya maupun keamanan. Saran penulis hendaknya pada masa akan datang tiga respon masyarakat itu segera diatasi agar tidak menular ke bidang lain. Apalagi pemerintah sekarang ini ingin meneruskan kepemerintahanya pada pilkada yang akan datang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agus767.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agus767.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agus767.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agus767.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agus767.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agus767.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agus767.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agus767.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agus767.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agus767.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agus767.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agus767.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agus767.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agus767.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agus767.wordpress.com&amp;blog=6706075&amp;post=3&amp;subd=agus767&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agus767.wordpress.com/2009/02/24/berhasilkah-pembangunan-di-kalimantan-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/448a40d1fd94c6db8561eb92e2ba0953?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Hakim</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
